Jumat, 01 Desember 2023

Mengenal Quantum Teaching dalam Pembelajaran, Penerapan, Prinsip dan Konsepnya

Quantum teaching adalah sebuah konsep dan metode pembelajaran yang menggabungkan unsur seni dan sains untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, efektif, dan bermakna. Quantum teaching berdasarkan pada teori-teori pendidikan seperti accelerated learning, multiple intelligences, neuro-linguistic programming, experiential learning, dan brain-based learning. Quantum teaching juga mengadaptasi prinsip-prinsip quantum learning, yaitu sebuah program pembelajaran yang dikembangkan oleh Bobbi DePorter dan rekan-rekannya.

Pixabay


Quantum teaching memiliki lima prinsip utama, yaitu:

  • Everything speaks: segala sesuatu yang ada di dalam dan di sekitar kelas berbicara dan memberikan pesan tentang belajar, seperti lingkungan, suasana, bahasa tubuh, dan lain-lain.
  • Everything is on purpose: segala sesuatu yang dilakukan oleh guru di dalam kelas memiliki tujuan yang jelas dan bermanfaat bagi siswa, seperti materi, metode, media, dan evaluasi.
  • Experience before label: siswa diberikan pengalaman belajar yang menarik dan menantang sebelum diberikan penjelasan atau penamaan tentang konsep yang dipelajari, agar otak mereka lebih terstimulasi dan tertarik.
  • Acknowledge every effort: siswa diberikan penghargaan dan pujian atas setiap usaha dan partisipasi yang mereka lakukan di dalam kelas, agar mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk belajar lebih baik.
  • If it’s worth learning, it’s worth celebrating: siswa diberikan perayaan atau apresiasi atas setiap hasil belajar yang mereka capai, agar mereka merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian mereka.

Quantum teaching juga memiliki sebuah konsep yang disebut TANDUR, yaitu singkatan dari Tunjuk, Ajak, Namai, Demonstrasi, Ulangi, dan Rayakan. Konsep ini merupakan langkah-langkah yang dapat digunakan oleh guru untuk mengimplementasikan quantum teaching di dalam kelas. Berikut adalah penjelasan singkat tentang konsep TANDUR:

  • Tunjuk: guru menunjukkan kepada siswa apa yang akan mereka pelajari dan mengapa hal itu penting dan bermanfaat bagi mereka, agar mereka memiliki tujuan dan motivasi belajar yang jelas.
  • Ajak: guru mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar dengan cara memberikan pertanyaan, tantangan, atau aktivitas yang menarik dan relevan dengan materi yang dipelajari, agar mereka memiliki rasa ingin tahu dan antusiasme belajar yang tinggi.
  • Namai: guru memberikan nama atau label kepada konsep atau materi yang dipelajari oleh siswa setelah mereka mendapatkan pengalaman belajar yang cukup, agar mereka memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan mudah diingat.
  • Demonstrasi: guru menunjukkan kepada siswa bagaimana cara menerapkan atau menggunakan konsep atau materi yang telah dipelajari dalam situasi nyata atau konteks yang berbeda, agar mereka memiliki keterampilan yang lebih luas dan fleksibel.
  • Ulangi: guru mengulangi atau mengingatkan kembali kepada siswa tentang konsep atau materi yang telah dipelajari dengan cara yang berbeda atau lebih menarik, agar mereka memiliki ingatan yang lebih kuat dan tahan lama.
  • Rayakan: guru merayakan atau mengapresiasi hasil belajar yang dicapai oleh siswa dengan cara yang menyenangkan dan bermakna, agar mereka memiliki rasa percaya diri dan kepuasan belajar yang tinggi.

Quantum teaching adalah sebuah konsep dan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif yang dapat digunakan oleh guru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, efektif, dan bermakna bagi siswa. Quantum teaching dapat membantu siswa untuk belajar sesuai dengan gaya, minat, dan potensi mereka masing-masing. Quantum teaching juga dapat membantu guru untuk mengajar sesuai dengan tujuan, kurikulum, dan standar pendidikan yang berlaku. 😊

Comments


EmoticonEmoticon